SMAN 1 Nguntoronadi

Dampak Study From Home Bagi Kesehatan Mental dan Interaksi Antar Siswa


Esai karya Fadhil Adiyatma

Selamat membaca


Covid-19  merupakan sebuah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan di Wuhan,ibu kota provinsi Hubei,Tiongkok.Virus ini dapat dengan mudah menyebar dari orang ke orang yang lain dengan melalui percikan air yang berasal dari saluran pernapasan dan mulut,seperti buliran yang keluar saat batuk atau bersin. Virus Covid-19 ini telah menyebar ke berbagai penjuru dunia termasuk Negara Indonesia. Virus ini  menyebabkan dampak besar pada berbagai bidang di pemerintahan Negara Indonesia termasuk pada bidang pendidikan. Dampak virus covid-19 pada bidang pendidikan Negara Indonesia bisa terlihat dengan adanya penutupan sekolah mulai dari jenjang SD,SMP,SMA,SMK termasuk Perguruan Tinggi dan  Universitas lainya sehingga para siswa terpaksa belajar dari rumah atau sering disebut Study From Home.

Sistem study from home ini memiliki berbagai dampak bagi siswa seperti pada kesehatan mental dan interaksi antar siswa baik yang berada di perkotaan maupun di pedesaan secara merata. Sistem belajar study from home memiliki berbagai dampak bagi kesehatan mental dan interaksi antar siswa. Study from home bagi kesehatan mental dan interaksi antar siswa memiliki dua jenis dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif.

 Dampak positif bagi kesehatan mental siswa adalah siswa lebih mengenal dan menguasai teknologi IT contohnya Bapak/Ibu Guru menyampaikan materi pembelajaran melalui berbagai aplikasi yang dulu jarang dipakai ketika pembelajaran tatap muka seperti zoom,ms,teams,google classroom dan lain-lain. Selain itu,siswa juga merasakan atmosfer belajar yang berbeda dari saat masih melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah  sehingga memungkinkan semangat belajar siswa meningkat. Sedangkan dampak negatif study from home bagi kesehatan mental siswa adalah banyak siswa yang merasa jenuh bahkan depresi karena tekanan pembelajaran jarak jauh. Data yang diperoleh dari survei penilaian cepat yang dilakukan satgas Covid-19 menunjukkan bahwa 47% anak Indonesia merasa bosan di rumah, 35% anak merasa khawatir tertinggal akan pelajaran, 15% anak merasa tidak aman, 20% merindukan teman-temannya dan lingkungan sekolah dan 10% merasa khawatir akan keadaan ekonomi keluarga pada saat keadaan pandemi seperti ini. Kondisi ini tentu harus segera diatasi agar tidak menyebabkan hal-hal fatal yang akan menimpa siswa siswi Negara Indonesia. Diperlukan upaya yang strategis dalam mengevaluasi sekaligus memberikan dukungan bagi siswa yang terkena depresi maupun stress akibat sistem belajar study from home. Contoh upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengatasi depresi dan stress siswa karena tekanan pembelajaran jarak jauh adalah dengan adanya penyediaan layanan baik secara daring maupun luring baik melalui masyarakat maupun melalui konseling sebaya dan juga peran dari keluarga sangat dibutuhkan pada saat keadaan pandemic seperti ini sehingga bisa mencegah siswa mengalami depresi maupun stress.

Dampak study from home bagi interaksi antar siswa memiliki dua dampak positif dan negatif. Dampak positif bagi interaksi antar siswa adalah media untuk komunikasi antar lebih banyak tidak hanya lewat bertatap muka atau bertemu secara langsung namun juga melalui telepon,video call dan surat atau Email. Dampak positif lainnya adalah dengan melalui study from home jumlah persebaran virus covid-19 bisa menurun karena interkasi antar siswa dibatasi sehingga memungkinkan untuk menekan angka pertumbuhan virus covid-19 di Indonesia. Sedangkan dampak negatif study from home bagi interaksi antar siswa adalah komunikasi secara tidak langsung atau study from home menyebabkan mudahnya kesalahpahaman komunikasi antar siswa. Dampak negatif lainnya adalah karena adanya sistem study from home interaksi antar siswa hanya dapat dilakukan dari jarak jauh dengan memakai handphone atau alat perantara lain sehingga hal ini menyebabkan hubungan kekerabatan atau silaturahmi antar siswa berkurang dan juga komunikasi lewat jarak jauh membutuhkan pulsa yang tidak sedikit sehingga membutukan pulsa yang lebih.

Dari uraian di atas,dapat disimpulkan bahwa sistem pembelajaran study from home memiliki dampak positif dan dampak negatif terhadap siswa,semuanya itu tergantung pada pribadi masing masing dalam menyikapi sistem pembelajaran dari rumah atau study from home pada masa pandemi covid-19 pada saat ini. Kerja sama diantara pihak baik dari sekolah,orang tua murid,maupun siswa itu sendiri  sangat diperlukan agar sinergi pembelajaran Study from home dapat terlaksana dengan baik dan memiliki arti tersendiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas