SMAN 1 Nguntoronadi

PERJUANGKAN


Ditulis oleh Vivi Aprilia Pratiwi Kelas XI MIPA 1


Kehidupan adalah perjuangan dan pengorbanan. Tak ada kehidupan yang senikmat orang minum kopi dan semulus jalanan kota. Manisnya kehidupan pasti ada, namun tidak akan sempurna jika tak ada pahitnya kehidupan. Kehidupan tak selalu berjalan mulus, namun lika-liku dan terjalnya jalan kehidupan juga hadir membersamai. Sudah berapa kali sih, kalian mendapat pertanyaan “apa yang kamu inginkan jika sudah besar nanti?” atau mungkin pertanyaan seperti ini, “apa cita-cita kamu?” pasti sudah berkali-kali kan ya. Pertanyaan seperti itu kerap kali didengar, terutama mereka yang masih sekolah atau bahkan belum sekolah. Jawaban dari pertanyaan tersebut pastinya juga sangat beragam, misalnya jadi guru, jadi polisi, jadi dokter, jadi pilot, jadi tentara, jadi orang sukses, ataupun jadi yang lainnya.

Orang hidup pasti punya keinginan dan keinginan tersebut pasti sangat beragam serta berbeda antara yang satu dengan yang lain. Terus bagaimana cara agar kita dapat mewujudkan keinginan tersebut? Apakah kita akan berusaha atau hanya akan berdiam diri dengan keadaan?Walaupun kita hidup dalam takdir Allah SWT, tapi apa salahnya kita berusaha untuk mengubah nasib?

Kita memang manusia biasa, tetapi kita diberi kemampuan agar kita berusaha. Maka dari itu, berusahalah agar kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan. Semua orang bisa menginginkan banyak hal, ingin ini, ingin itu, bahkan sampai tak terhitung banyaknya. Akan tetapi, tak semua orang bisa mendapatkan apa yang diinginkannya. Hanya orang-orang yang mau berusaha yang berhasil meraih impiannya. Semua keinginan akan terus menjadi mimpi yang membayang-bayangi seseorang jika seseorang itu tidak mau berusaha.

Kejarlah apa yang menjadi impianmu. Berusahalah mengubah nasib dengan terus menuntut ilmu, bersungguh-sungguh dalam belajar, dan selalu memiliki rasa ingin tahu. Kesuksesan tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki harta berlimpah, mobil mewah dan kasta yang menggugah, akan tetapi juga diperuntukkan bagi mereka yang hidup sederhana, asalkan mereka mau berusaha.

Ubah nasibmu untuk mengubah nasib kedua orang tuamu. Jangan biarkan dirimu yang enggan untuk berusaha membuat kedua orang tuamu kecewa. Lihatlah pengorbanannya, mereka yang rela bekerja panas-panasan, kulitnya terbakar, keringatnya jatuh bercucuran dan rasa sakit yang mereka rasakan, hanya demi dirimu. Tunjukkan kepada kedua orang tuamu bahwa kamu mampu mewujudkan mimpimu. Memang, kesuksesan itu tidak ada yang instan karena semua butuh diperjuangkan. Gagal dalam perjuangan jangan jadikan alasan untuk menyerah, sebab kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Bangkitlah jika gagal, teruslah berusaha, pantang menyerah, dan jangan patah semangat. Iringi langkah dan usahamu dengan doa dan tawakal. Usaha tanpa doa akan sia-sia, begitu juga sebaliknya. Maka, seimbangkan antara doa dan usaha, sebab dengan doa dan usaha hasil tak akan berkhianat.

Berani bermimpi harus berani berusaha. Jangan biarkan rasa malas menghadang perjuanganmu untuk mewujudkan mimpimu. Langkahkan kaki belakangmu ke depan dan janganlah melangkahkan kaki depanmu ke belakang, sebab apa yang ada di depanmu adalah semua tujuanmu yang harus diperjuangkan dan yang di belakangmu itu adalah sebuah pelajaran. Ingat! Waktu tidak akan bisa kembali dan hidup hanya sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gulir ke Atas